Etiquetas » Prosa

(Kosong)

Sebelumnya,

Aku kerap berjalan di tanah suci di sekitar hegarmanah sana

Tak jarang embun menyapaku

Bertanya tentang keikhlasan mimpi tadi malam.

Berbicara tentang pohon pinusnya yang tak kuasa digerogoti rayap… 57 palabras más

Puisi

Sudahlah

Sudahlah, mataku terjun ke sumur belakang rumahmu yang kau banggakan itu.

Berharap kembali dari dasar jurang bekas mayat berserakan

Kilau cahaya yang dirindukan tak lagi muncul ke permukaan… 57 palabras más

Dhosomething

2409

suatu hari nanti, aku adalah sajak-sajak usang yang kau simpan rapi-rapi di atas lemari, di dalam sebuah kardus bekas kotak sepatu, berteman debu yang tak pernah sekalipun tersentuh cahaya matahari. 99 palabras más

Sajak Sajak Senja

Catatan 21 januari 2013

banyak yang percaya setiap mimpi adalah pertanda, seperti pembatas buku yang kau gunakan untuk menanda ketika kau harus menghirup udara sejenak. tiap detak yang berjentik dari jantung kita, memompa adrenalin yang menghasilkan fantasi. 73 palabras más

Fictions & Poems

awak yang dihormati,

walau ada luka-duka atas apa yang lalu, tidak terlintas untuk saya mendoakan tentang negativiti. malah sentiasa merayu pada tuhan agar memberikan yang elok-molek untuk awak dunia akhirat. 310 palabras más

Prosa

Tanda Kita

Kita. Aku dan kamu tepatnya. Dua manusia lugu yang—meski tanpa akad—bersepakat untuk gagu. Bukan tuna wicara, cuma sengaja lupa cara bicara soal rasa. Tersebab waktu belum setuju, menjadi saksi deklarasi penyatuan hati tanpa ikatan suci. 239 palabras más

Prosa

Enyahlah

Banyak orang bertanya tentang sepucuk bunga mawar yang berada dalam pot bunga di hadapanku, layu dan kering, mereka tak pernah kujawab. Aku selalu berteriak, “Enyah kalian!!” dan mereka berhamburan pergi. 132 palabras más

Sastra